Solidaritas Pemuda Tabagsel dan Ruang Baca Bambu: Al-Qur’an Disalurkan ke Masjid Jami Bonalumban

20260314_051316_0000

Tapteng|JNNews.my.id– Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana Pascabencana banjir bandang di Kecamatan Tukka kembali ditunjukkan melalui aksi nyata, 13/03/26.

Ruang Baca Bambu bersama Ruang Relawan Indonesia menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an dan buku Iqro kepada jamaah Masjid Jami Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Pembina Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel, Marwan Ashari Harahap, S.Ag., yang dengan penuh kepedulian membantu masyarakat agar kegiatan ibadah dan pengajian di masjid dapat kembali berjalan seperti semula setelah terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim relawan dan diterima oleh pengurus BKM Masjid Jami serta perwakilan ibu-ibu perwiritan pengajian. Bantuan tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat.

Ketua Ruang Baca Bambu, Soeandi Malik, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah membantu masyarakat Tukka, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan di Masjid Jami.

“Kami sangat berterima kasih kepada Abangda Marwan Ashari Harahap, S.Ag. selaku Pembina Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel yang telah menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan Iqro untuk Masjid Jami Bonalumban. Bantuan ini sangat berarti bagi jamaah masjid, terutama bagi anak-anak pengajian agar dapat kembali belajar membaca Al-Qur’an dan melaksanakan tadarus,” ujar Soeandi Malik.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Koordinator Tim Bantuan Bencana Alam Sumatera Utara, Ilham Hazfi Batubara, S.Psi, yang telah menggagas dan mengoordinasikan bantuan tersebut sehingga dapat tersalurkan kepada masyarakat melalui tim relawan di lapangan.

Menurut Perwakilan pengurus BKM Masjid Jami dan ibu-ibu perwiritan, bantuan ini sangat membantu jamaah masjid setelah sebelumnya banjir sempat mengganggu aktivitas pengajian dan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid.

Dalam proses penyaluran bantuan, tim relawan juga menghadapi berbagai tantangan di lapangan seperti hujan deras disertai petir. Namun semangat kemanusiaan membuat para relawan tetap berkomitmen menyalurkan bantuan serta bersilaturahmi dengan masyarakat yang terdampak bencana di sekitar Masjid Jami.

Aksi kepedulian ini diharapkan dapat menjadi semangat bersama untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan, serta memperkuat kembali aktivitas keagamaan di tengah masyarakat pascabencana.

“Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan Allah SWT melipatgandakan rezeki para dermawan yang telah membantu,” tutup Soeandi Malik.(PR)