Jelang Idul Fitri, Relawan Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Tapanuli Tengah

IMG-20260319-WA0049

TAPTENG|JNNews.my.id-Pasca bencana banjir yang terjadi pada Februari hingga Maret lalu, kondisi di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah hingga kini masih menyisakan luka mendalam bagi masyarakat, 19/03/26.

Banjir yang kembali melanda beberapa titik wilayah tersebut membawa dampak serius. Tumpukan puing kayu, baik besar maupun kecil, kembali masuk ke rumah-rumah warga yang sebelumnya telah dibersihkan. Kondisi ini membuat masyarakat harus berjuang dua kali menghadapi dampak bencana yang tak kunjung usai.

Situasi semakin memprihatinkan ketika beredar video di media sosial yang memperlihatkan kesulitan warga dalam mendapatkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan yang sebelumnya telah disalurkan oleh berbagai pihak ternyata belum cukup untuk menghadapi gelombang bencana susulan yang datang tanpa diduga.

Melihat kondisi tersebut, relawan dari Ruang Baca Bambu bersama dermawan dari Arta Jaya langsung bergerak cepat. Berawal dari diskusi setelah menyaksikan kondisi di lapangan melalui video yang beredar, keputusan pun diambil untuk segera turun tangan membantu masyarakat.

Terlebih lagi, bantuan ini menjadi sangat penting karena masyarakat tengah bersiap menyambut momentum Idul Fitri yang tinggal menghitung hari. Di tengah keterbatasan, harapan untuk merayakan hari kemenangan tetap hidup di hati warga.

Dengan arahan langsung dari pihak donatur, tim relawan lokal bergerak ke lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan. Meski menghadapi berbagai rintangan seperti hujan deras dan petir, semangat para relawan tidak surut demi memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Antusiasme warga pun begitu tinggi. Bantuan yang datang menjadi penyemangat di bulan suci Ramadan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga yang terdampak bencana.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada para dermawan, khususnya Arta Jaya dan relawan yang telah membantu kami. Tanpa bantuan ini, kami tidak tahu harus bagaimana. Kami hanya bisa mendoakan semoga semua yang membantu diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah.”

Di sisi lain, relawan seperti Kyai Yusuf Hidayat menunjukkan dedikasi tinggi dengan turun langsung ke lapangan. Selain menyalurkan bantuan, ia juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap kuat dan sabar menghadapi musibah yang terjadi.

Koordinator kegiatan lapangan, Soeandi Malik Pratama, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para dermawan yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kepada timnya.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Arta Jaya dan seluruh pihak yang telah mempercayai kami. Kami juga membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai NGO dan dermawan lainnya, karena masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan lanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kebutuhan jangka panjang masyarakat, terutama menjelang momentum Idul Adha beberapa bulan ke depan. Hingga saat ini, banyak warga terdampak yang bahkan belum merasakan daging kurban dalam waktu cukup lama.

“Kami siap menjadi jembatan penyaluran bantuan, termasuk untuk program kurban ke depan, agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Bencana mungkin datang tanpa permisi, namun kepedulian dan solidaritas adalah kekuatan yang mampu menguatkan kembali harapan. Kini, di tengah keterbatasan, masyarakat Bonalumban masih menaruh harapan besar kepada para dermawan dan organisasi kemanusiaan untuk terus hadir dan membersamai mereka bangkit dari keterpurukan.(PR)