Ruang Baca Bambu Terima Donasi Buku dari Universitas Satya Terra Bhinneka, Perkuat Gerakan Literasi di Medan
MDN|JNNews.my id-Semangat membangun budaya membaca dan memperluas akses pengetahuan di masyarakat terus mendapatkan dukungan. Ruang Baca Bambu terpilih menerima donasi buku dari Perpustakaan Ir. Sarwono Kusumaatmadja Universitas Satya Terra Bhinneka dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-4 Universitas Satya Terra Bhinneka, Selasa, 18 Agustus 2026.
Penyerahan donasi buku yang dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi Ruang Baca Bambu untuk memperkuat berbagai program literasi yang selama ini dijalankan bersama masyarakat dan komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Bantuan buku tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai koleksi di Ruang Baca Bambu. Buku-buku yang diterima akan dimanfaatkan dalam kegiatan literasi dan, sesuai kebutuhan program, dapat disalurkan kepada sejumlah TBM binaan di Kota Medan maupun daerah lainnya, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan literasi pascabencana.

Ketua Umum Ruang Baca Bambu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Satya Terra Bhinneka, Perpustakaan Ir. Sarwono Kusumaatmadja, Yayasan, Rektor, pimpinan, serta seluruh jajaran universitas yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada komunitas literasi.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Ruang Baca Bambu. Donasi buku ini memiliki manfaat yang besar karena pengetahuan yang ada di dalamnya dapat terus dibagikan kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama seperti ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam gerakan literasi memiliki nilai strategis. Kampus memiliki sumber daya pengetahuan, mahasiswa, dosen, perpustakaan, serta berbagai program pengabdian yang dapat dikolaborasikan dengan komunitas untuk menghadirkan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.
Adam Suwandi: Dukungan Kampus Sangat Berarti
PJ Pelaksana Wilayah Sumatera Utara, Adam Suwandi, turut mengapresiasi dukungan Universitas Satya Terra Bhinneka terhadap kegiatan TBM.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi contoh positif bagaimana perguruan tinggi dapat hadir bersama masyarakat melalui gerakan literasi.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sebagai mahasiswa, saya merasa bangga melihat adanya perhatian dan kepedulian terhadap komunitas TBM. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak kegiatan yang dapat melibatkan mahasiswa dan komunitas sehingga manfaatnya semakin luas,” ujar Adam.
Ia berharap kolaborasi antara kampus dan komunitas dapat terus dikembangkan dalam berbagai bidang, terutama pendidikan, literasi, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan generasi muda.
Buku Akan Diteruskan ke Taman Baca Binaan
Sementara itu, Suharis Prabudi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan buku-buku baru akan sangat membantu dalam menghidupkan kegiatan membaca di berbagai taman baca.
“Kami berharap donasi ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin dan nantinya dapat disalurkan juga kepada beberapa taman baca binaan kami di daerah. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu komunitas, tetapi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.
Diharapkan Menjangkau Wilayah Pascabencana
Pembina Pimpinan Pusat Ruang Baca Bambu, Ilham Hazfi Batubara, S.Psi., dan dampingi oleh Pembina Pimpinan Pusat Ruang Baca Bambu Michael P Manurung, S.H, menyampaikan Apresiasi kepada Yayasan dan Universitas Satya Terra Bhinneka atas kepedulian terhadap gerakan literasi.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan bahan bacaan di sejumlah daerah masih cukup tinggi. Karena itu, dukungan berupa donasi buku menjadi bagian penting dalam memperkuat keberlangsungan taman baca masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan dan Universitas Satya Terra Bhinneka yang telah membantu gerakan literasi. Buku-buku ini sangat kami butuhkan dan mudah-mudahan dapat kami salurkan kembali kepada cabang serta taman baca binaan di daerah, termasuk Tapanuli Tengah yang membutuhkan perhatian pascabencana,” tuturnya.
Dies Natalis Menjadi Momentum Memperkuat Silaturahmi
Selain penyerahan donasi, kegiatan Dies Natalis ke-4 Universitas Satya Terra Bhinneka juga menjadi ruang silaturahmi antara Ruang Baca Bambu dengan komunitas TBM yang berada di Kota Medan dan sekitarnya.
Ruang Baca Bambu menilai pertemuan tersebut membuka peluang untuk membangun jaringan dan kerja sama yang lebih luas dalam mengembangkan gerakan literasi.
Ke depan, kolaborasi dapat diarahkan pada kegiatan seperti pengembangan taman baca, distribusi buku, pelatihan pengelola TBM, kegiatan membaca bersama, pengabdian kepada masyarakat, penelitian, serta program literasi untuk anak dan generasi muda.
Kehadiran pendiri Yayasan Universitas Satya Terra Bhinneka dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat peran pendidikan tinggi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
Dari Kampus untuk Masyarakat
Bagi Ruang Baca Bambu, donasi buku ini bukan sekadar penyerahan bantuan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kampus dan masyarakat dapat berjalan bersama untuk membangun budaya belajar sepanjang hayat.
Melalui buku, ilmu pengetahuan dapat berpindah dari perpustakaan menuju taman baca, dari taman baca menuju rumah-rumah masyarakat, dan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.
Ruang Baca Bambu mengucapkan selamat Dies Natalis ke-4 kepada Universitas Satya Terra Bhinneka dan berharap universitas semakin maju serta terus memberikan kontribusi bagi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan literasi di Sumatera Utara.
“Satu buku adalah satu jendela pengetahuan. Ketika buku dibagikan, semakin banyak jendela yang terbuka bagi masyarakat.”
Ruang Baca Bambu — Membaca, Berbagi, Menginspirasi.
(Red/PR)





