Samosir Perkuat Pembinaan Olahraga, ABTI Gelar Penataran Pelatih dan Wasit Bola Tangan Lisensi D
Samosir|JNNews.my.id-Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga terus ditunjukkan Kabupaten Samosir. Melalui Pengurus Cabang Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kabupaten Samosir, digelar kegiatan Penataran Pelatih dan Wasit Bola Tangan Lisensi D yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 di GOR Hutanamora, Kabupaten Samosir.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan olahraga bola tangan di Kabupaten Samosir. Sebanyak 39 peserta mengikuti penataran yang terdiri dari 27 calon pelatih dan 12 calon wasit, yang berasal dari kalangan guru SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Samosir.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir, Jhonson Gultom, S.Pd., Sekretaris Umum ABTI Sumatera Utara Agustin Sastrawan Harahap, S.Pd., M.Pd., Ketua ABTI Kabupaten Samosir Salju Sinaga, S.Pd., perwakilan KONI Kabupaten Samosir Firman Sihaloho, S.Si., serta Dewan Penasehat ABTI Kabupaten Samosir Marco Simbolon, S.IP.
Dalam sambutannya, para narasumber menegaskan bahwa pelatih dan wasit merupakan elemen penting dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan menjadi kebutuhan utama untuk menciptakan pembinaan atlet yang lebih profesional dan terarah.
Sekretaris Umum ABTI Sumatera Utara, Agustin Sastrawan Harahap, menyampaikan bahwa penataran ini tidak hanya bertujuan menghasilkan pelatih dan wasit yang memiliki lisensi resmi, tetapi juga membangun pemahaman yang kuat mengenai teknik kepelatihan, peraturan pertandingan, manajemen kompetisi, serta nilai-nilai sportivitas yang harus ditanamkan kepada para atlet sejak dini.
Sementara itu, Ketua ABTI Kabupaten Samosir, Salju Sinaga, mengungkapkan rasa optimis terhadap perkembangan olahraga bola tangan di daerahnya. Menurutnya, semakin banyak pelatih dan wasit yang memiliki kompetensi dan sertifikasi, maka peluang untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet juga akan semakin besar.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir, Jhonson Gultom, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas konsistensi ABTI Kabupaten Samosir dalam melakukan pembinaan olahraga. Ia menilai keberhasilan ABTI Samosir meraih peringkat ketiga pada Kejuaraan Daerah Bola Tangan Piala Gubernur Sumatera Utara Tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan telah menunjukkan hasil yang membanggakan.
“Prestasi yang telah diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Karena itu, pelatihan pelatih dan wasit seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia olahraga yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa setelah kegiatan penataran ini, Kabupaten Samosir berencana menggelar Kejuaraan Bola Tangan Piala Bupati Samosir pada bulan Agustus mendatang sebagai ajang pembinaan dan pencarian atlet potensial. Selain itu, Kabupaten Samosir juga akan dipersiapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Beach Handball, yang diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi olahraga dan pariwisata daerah kepada masyarakat luas.
“Kami sangat mendukung rencana tersebut dan dalam waktu dekat akan meminta dukungan serta restu dari Bapak Bupati Samosir agar seluruh agenda pengembangan olahraga bola tangan ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Dewan Penasehat ABTI Kabupaten Samosir yang juga Anggota DPRD Kabupaten Samosir, Marco Simbolon, S.IP., menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap seluruh program pembinaan olahraga, khususnya cabang olahraga bola tangan yang saat ini terus menunjukkan perkembangan positif.
Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga media pembentukan karakter generasi muda. Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Samosir dapat terus memberikan dukungan terhadap program-program pembinaan yang dijalankan oleh ABTI.
“Saya mengajak Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus mendukung seluruh program pembinaan olahraga, khususnya bola tangan. Dengan dukungan yang kuat, saya yakin Samosir akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” tegas Marco.
Melalui kegiatan penataran ini, Kabupaten Samosir kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi olahraga yang kuat melalui peningkatan kualitas pelatih dan wasit. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, lembaga pendidikan, dan masyarakat, olahraga bola tangan di Samosir diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang mampu melahirkan prestasi membanggakan di masa depan.
Penataran ini bukan hanya tentang memperoleh lisensi, tetapi juga tentang menyiapkan masa depan olahraga bola tangan Samosir agar semakin kompetitif, profesional, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.(PR)





